KORDANEWS – Empat partai pengusung Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lahat, No Urut Satu ( 1) Nopran Marjani-Herliansyah, yakni Partai Gerindra, PDI Perjuangan, PKS dan PPP mengadu ke Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Lahat, Sabtu (14/4), atas pengrusakan alat peraga kampanye (APK) milik pasangan Nopran-Herli. Setidaknya, 10 titik APK pasangan ini rusak.
Ketua tim pemenangan Nopran-Herli, Dedi Candera mengatakan, pihaknya meminta ketegasan atas tindakan pelanggaran pilkada yakni pengrusakan APK . Salah satu pengrusakan APK yang rusak berada disimpang Gudang Kopi, Kelurahan Talang Jawa, Lahat. “Jangan sampai ada gesekan maupun adu domba, sehingga membuat pilkada yang selama ini kondusif menjadi tidak nyaman,” tegasnya.
Hal yang sama disampaikan perwakilan PKS, Apriyudi Hardian, mengatakan sebagai parpol pengusung dari medsos banyak hal-hal komentar hoax yang diadukan dengan kandidat lain. “Harapan lebih kondusif, ada proses untuk memancing melakukan pergerakan negatif. Idealnya panwaslu betul-betul bekerja termasuk juga keterlibatan ASN berpolitik praktis,” tukasnya.













