HeadlinePeristiwa

Usai UNKB, Siswi Cantik Ini Jual Keperawanan Untuk Bayar Utang

×

Usai UNKB, Siswi Cantik Ini Jual Keperawanan Untuk Bayar Utang

Sebarkan artikel ini

KORDANEWS – Sangat disayangkan nasib yang dialami siswi cantik sebuah SMA negeri di Tangerang ini. Ia terpaksa menjual keperawanan demi membayar utang.

Ironisnya, perbuatan terlarangnya itu ia lakukan saat baru saja mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) kemarin.

seperti dilansir dari Tribunnews, udara malam saat itu cukup dingin, setelah hujan mengguyur sejak sore. Di sebuah meja kecil di pelataran sebuah minimarket terkenal, seorang gadis tampak asik memainkan ponsel.

Beberapa kali dia mengarahkan layar ponsel ke depan wajahnya. Rupanya, gadis itu sedang selfie. Gadis tersebut memperkenalkan namanya.

Cukup indah nama asli gadis bertubuh tinggi semampai itu. Namun, sebelum berbincang, gadis itu minta agar nama aslinya tidak dipublikasikan. “Pakai nama samaran saja kak, biar keluarga saya tidak tahu soal ini,” katanya memulai obrolan.

Akhirnya kami menamakan gadis itu dengan sebutan Amelia. Amelia tidak sendiri malam itu, dia ditemani temannya satu sekolah. Gadis itu saat ini sekolah di sebuah SMA negeri di daerah Ciledug, Tangerang. “Saya kelas 12, hari ini baru ujian nasional hari pertama,” ujarnya.

Dengan alasan privaci, Amelia menolak untuk melepaskan masker yang digunakannya. Sambil berbincang, gadis berwajah cantik itu mulai bercerita soal kehidupan pribadinya.

“Hari ini kehidupan pribadi saya hancur. Saya enggak punya pilihan lain kak,” ucapnya pelan.

Dengan suara tersendat, Amelia bercerita kalau dia terpaksa harus ‘menjual’ keperawanannya ke seorang pria yang baru dikenalnya lewat media sosial. Pria yang berstatus mahasiswa itu dikenalnya lewat fitur people nearby Line. “Kenalan langsung tembak aja deh,” ujarnya sambil tertawa kecil.

Amelia bercerita, dia menjual keperawanannya seharga Rp 1,5 juta kepada mahasiswa tersebut. Ini dilakukan karena Amelia membutuhkan uang untuk mengganti uang kegiatan sekolahnya yang hilang.

“Saya dituduh mencuri uang itu, padahal saya sama sekali tidak melakukannnya. Saya bingung harus nyari uang kemana, terpaksa saya lakukan ini,” katanya.

Saat bertemu, Amelia baru saja mengambil uang pelunasan pembayaran dari sang mahasiswa. “Tadi sebelum kesini ambil uang pelunasan dulu,”kata gadis berusia 18 tahun itu.

Sepintas tidak tampak kalau Amelia masih duduk di bangku sekolah menengah atas. Tubuhnya yang tinggi membuat Amelia seperti anak kuliahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *