KORDANEWS – Kebijakan membantu warga kurang mampu di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus dilakukan dengan berbagai terobosan. Terbaru, perempuan yang merupakan tulang punggung keluarga tergabung dalam Pekka OKI, menjadi obyek pemberdayaan melalui program pelatihan melalui akademi paradigma.
“Dalam akademi ini, ibu-ibu dilatih dan diberikan pembelajaran menjadi pemimpin keluarga. Termasuk mengasah kemampuan ibu selain pekerjaan di
rumah,” kata Ketua Serikat Pekka Kabupeten OKI, Yuliana Martadinata), di Sekretariat PKK Kabupaten OKI. Dijelaskannya, para anggota serikat Pekka ini terdiri dari ibu-ibu yang menjadi kepala sekaligus tulang punggung keluarga.
“Tahun ini ada 21 orang ibu-ibu dari OKI dan OI yang mengikuti pelatihan melalui akademi Paradigma Pekka ini. Selama enam bulan, para ibu-ibu ini diberikan pelatihan untuk lebih meningkatkan kemampuan mereka,” jelasnya. Yuliani menerangkan, masing-masing akademia ini sebagian memang sudah memiliki usaha dan keahlian di bidangnya masing-masing. Seperti pada bidang ekonomi, pendidikan, sosial dan bidang lainnya.
“Jadi mereka dilatih lagi untuk lebih mandiri dan bisa mengembangkan diri serta usaha mereka. Termasuk dilatih bagaimana bersosialisasi dengan
berbagai kalangan, termasuk pejabat bahkan bupati,” terangnya.
“Tapi tugas mereka bukan hanya sebatas pelatihan dan pendidikan ini, melainkan akan terus jalan di kehidupan sehari-hari. Diharapkan dapat
diterapkan di masyarakat. Oleh karena itu pada pelatihan ini, termasuk bagaimana mereka mengkoordinir yang lain,” tambahnya.













