PeristiwaSumsel

Kunjungi Stasiun Karantina Ikan, DPR Minta Pelayanan di Bandara Harus Tetap Ada

×

Kunjungi Stasiun Karantina Ikan, DPR Minta Pelayanan di Bandara Harus Tetap Ada

Share this article

“Terdapat 1.624 Unit pengolahan ikan terdiri dari 9 UPI skala Menengah Besar (0.55%) berupa pengolahan udang, sidat, ikan dan paha kodok, serta sekitar 1.615 UPI skala Mikro-Kecil yang tersebar di Palembang (396 unit), Ogan Komering Ilir (262 unit), Banyuasin (23 unit), Muara Enim (172 unit), Musi Banyuasin (129 unit) yang didominasi oleh pengolahan pelumatan daging, penggaraman, dan pengasapan,” jelasnya.

Dilanjutkan, pada tahun 2017, angka konsumsi ikan Provinsi Sumatera Selatan mencapai 47.65 kg/kap (data sementara) atau naik 8.5% dibanding 2016 dengan tingkat preferensi konsumen terhadap komoditas air tawar dan sungai sekitar 64%.

“Pada tahun 2017, nilai ekspor yang berasal dari Provinsi Sumatera Selatan sebesar USD 12.8 juta dengan komoditas utama udang (66.8%), paha kodok (18.4%), dan sidat (12.4%) dengan negara tujuan utama Jepang (43.0%), Uni Eropa (20.3%) dan Amerika Serikat (18.3%),” lanjutnya

Sedangkan pada tahun 2018 (periode Jan-Feb), ekspor Provinsi Sumatera Selatan mencapai USD 1.83 juta atau meningkat sebesar 64.3% dengan volume sebesar 450 ton atau meningkat 87.6%.

“Dibandingkan pada periode sebelumnya yakni tahun 2017, dengan komoditas utama udang, sidat dan paho kodok sangat meningkat, ini adalah menjadi faktor peningkat ekspor di Sumsel,” urainya. (Ab)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *