“Kalau harga rumput laut US$ 1 atau Rp 13 ribu berarti US$ 34 miliar,” sebutnya.
Pihak yang hadir dalam diskusi ini yakni Direktur Produksi dan Usaha Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Umi Windrani, dan Ketua Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI) Safari Azis.
Adapula perwakilan pengusaha yang kegiatan usahanya menggunakan bahan baku rumput laut, yakni dari PT Kappa Carrageenan Nusantara, PT Agarswallow, serta asosiasi dari Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi).
Editor : ardi













