KORDANEWS – Bom bunuh diri yang dilakukan di tiga lokasi di Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (13/5/2018 pagi, berdampak ke daerah lain. Beberapa daerah, termasuk Sumsel segera mengeluarkan pernyataan siaga satu mengantisipasi serangan teror lanjutan.
Penjagaan dan pengamanan ditingkatkan, khususnya di tempat-tempat ibadah.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, pihaknya telah berkordinasi langsung dengan Densus 88 Antiteror terkait kericuhan narapidana teroris dan bom bunuh diri di Surabaya.
“Kekuatan 6.990 personil Polda Sumsel seluruhnya dikerahkan untuk meningkatkan keamanan dan penjagaan,” ujar Kapolda.













