KORDANEWS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Banyuasin menggelar debat publik Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) yang dilaksanakan pada Senin (14/05), di Graha Sedulang Setudung (GSS), Komplek Perkantoran Pangkalan Balai. Debat publik tersebut dipandu pembawa acara TVRI Sumsel, Ita Husni.
Dalam debat tersebut, meski massa pendukung masing – masing paslon berkumpul dalam satu ruangan, tidak terjadi keributan dan saling hujat antara pasangan calon. Sehingga debat berjalan aman dan kondusif.
Setiap pasang calon diberi kesempatan menyampaikan rancangan program kepemimpinnya yang kemudian diuji oleh tiga orang tim penguji antara lain Dosen Unsri Prof dR Didik Prasetyo, dan DR Ridwan MHum Serta Rektor IAIN Raden Fatah Pembang Prof Dr M Sirozi Phd
Salah satu paslon no 5 H Askolani-H Slamet saat menanggapi panelis, apa sekala prioritas program Banyuasin bangkit?
“Kami dengan Pakde Slamet sudah berkunjung di 300 desa yang ada di Banyuasin, seluruh poros jalan rusak parah.Oleh sebab itu, untuk menunjang ekonomi seluruh jalan poros harus kita selesaikan,” ujar Askolani.
Selain program Banyuain prima petani bangkit dan lain lain. Askolani memberikan pertanyaan sekaligus tanggapan program paslon No. urut 1 yakni program Rp 1 miliar 1 desa. “Kami sudah coba Rp 500 juta itu pun hanya berjalan hanya 2 tahun. APBD hanya Rp 1,8 triliun, saya khawatir banyak program – program yang tidak jalan,” katanya.













