HeadlinePeristiwa

Di Depan Kapolri, Seorang Teroris Menangis karena Kehilangan Tiket ke Surga

×

Di Depan Kapolri, Seorang Teroris Menangis karena Kehilangan Tiket ke Surga

Share this article

KORDANEWS – Kapolri Jenderal Tito Karnavian, membeber bagaimana radikalisme sudah mengakar kuat di dalam benak seorang teroris yang sudah di-brain wash.

Itu diungkap Tito dalam acara Mata Najwa. Di depan Najwa Shihab, Tito membeber bagaimana ideologi para pelaku teror yang memimpikan surga dengan cara membunuh orang itu.

“Pemahaman tentang ideologi yang membuat mereka ikut untuk aksi bunuh diri, karena mereka meyakini pemikiran mereka dalam mindset kelompok-kelompok ini mereka hanya berpikir didoktrin sedemikian rupa, bahwa jalan tol expres menuju surga adalah dengan operasi amaliyah,” ujar Tito.

Amaliyah yang dimaksud Tito adalah jihad dengan melakukan operasi teror. Menurut Tito, ada dua cara yang bisa dipakai oleh pelaku terduga teroris.

“Bagi mereka ada dua cara menuju surga dengan jalan yang cepat. Yang pertama yakni jika mereka terbunuh, maka mereka langsung masuk ke Surga. Sedangkan yang kedua, adalah dengan meletakkan bom di tempat keramaian tertentu sedangkan dirinya kabur,” tambahnya.

Menurut Tito, kejadian kali ini luar biasa dikarenakan yang dipakai adalah metode bom bunuh diri.

“Tapi yang kali ini kan tidak. Dipakai di badan bahkan diikat di tubuh anak kecil. Membawa Kartu Keluarga dan KTP mereka. Ini berarti mereka memang mencari mati karena mereka yakin bahwa mereka itu akan masuk surga,” ujarnya sebagaimana dilansir tribunwow.

Lalu jalan yang kedua yang menurut Tito sebagai inti yang dikehendaki oleh Teroris, adalah konfrontasi dengan petugas kepolisian.

Pada saat konfrontasi (tembak-menembak kontak dengan petugas) terjadi, mereka bisa membunuh dan mendapatkan pahala. Kalau mereka terbunuh, langsung masuk surga.

Seperti yang di Polda Riau, 5 orang naik Avanza membunuh petugas. Mereka tahu polisinya bersenjata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *