Sebelumnya masyarakat di lima desa yang bermukim di sana, belum mengetahui
bahwa ada pulau yang masyarakat dua kabupaten tersebut tempati. Bahkan saat
membuat administrasi, masyarakat akan mengurus di masing-masing Kabupaten.
“Contohnya, masyarakat itu berada di Banyuasin, mereka akan mengurus
administrasi di wilayah Banyuasin. Dan mereka yang bermukim di pualu ini
lima desa selama ini tidak tahu ada pulau yang tak bernama, mereka hanya
tahu desanya saja seperti desa simuntul, “jelasnya.
Darul menambahkan, perekonomian masyarakat di Pulau yang telah diberinama
MEBA, disangga masih pada sektor pertanian dan perairan.
“Masyarakat di sana banyak masih melakukan bajak sawah, apalagi kalau
sedang air pasang masyarakat berbondong-bondong menyari ikan, “tambahnya.
(Ab).
editor : awan













