KORDANEWS – Saat bulan suci Ramadan datang, beragam tradisi dan manfaat yang akan dilakukan. Salah satunya tradisi bagi-bagi bubur untuk berbuka puasa di salah satu masjid tertua di Kota Palembang, Al Mahmudiyah.
Setiap hari pada bulan puasa, masjid yang lebih poluler disebut Masjid Suro, yang terletak di Jalan Ki Gede Ing Suro 30 Ilir. Memasak bubur untuk disediakan kepada orang yang berbuka di masjid, bahkan bubur yang berisi daging juga dibagikan kepada warga sekitar terutama anak-anak.

Dengan dimulai sejak pukul 14:00 WIB, Koki yang membuat bubur, bernama Kartibi telah menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat bubur, dengan tangannya yang sudah mulai menua, ia pun tak lelah mengaduk-aduk beras hingga menjadi bubur. Kartibi mengaku senang melakukan kegiatan bermanfaat seperti ini, meski lelah dirasakannya.
Dikatakannya, untuk awal puasa perhari pihaknya memasak sekitar 5 kilogram beras. Kemudian, diatas 15 hari hingga 30 hari beras yang dijadikan bubur pun dikurangi karena banyak warga yang mengirimkan makanan juga ke Masjid.
“Bubur ini bukan hanya dimasak saja, tetapi juga diberikan daging, rempah-rempah dan juga kecap,” katanya saat ditemui di Masjid Suro Palembang, Sabtu (19/5).
Tradisi bubur gratis di salah satu masjid tertua di Kota Palembang, yang usianya telah memasuki lebih dari 100 tahun. Ia mengungkapkan tidak pernah berubah sejak tahun 1432, hingga sekarang.













