Dr Allison Arwady dari Chicago Department of Public Health, mengatakan pendarahan yang dialami pengguna ganja sintetis cukup beragam, mulai dari batuk darah, kencing berdarah, hingga mimisan dan gusi berdarah. Sampai saat ini, belum bisa dipastikan apa penyebab pendarahan tersebut.
Ganja sintetis merupakan produk ganja buatan manusia yang mengandung kanbinoid, zat aktif pada ganja yang menyebabkan perasaan senang. Namun karena dibuat di laboratorium, pakar mengingatkan efek sampingnya bisa lebih berbahaya daripada ganja biasa.
Yang lebih parah, peredaran ganja sintetis ini sering kali tidak teregulasi dengan baik, berbeda dengan ganja medis yang dijual di apotek khusus. Ganja sintetis bisa ditemukan dengan mudah di minimarket, pom bensin hingga dijual online.
Editor : ardi













