Sementara itu, Manajer CSR PT TEL PP Eksa Heriawan menjelaskan, Program Beasiswa Bidiksitel ini sudah digulirkan sejak 2008.
Diawali pengiriman peneriama beasiswa ini ke Akademi Teknim Pulp and Paper (ATPK) Bandung. Sebagian para penerima beasiswa terssebut, kata dia sudah bekerja di PT TEL PP dan masih empat orang lagi sedang menjalani pendidikan.
“Kita bersyukur Program Bidiksitel ini disambut baik oleh masyarakat di sekitar perusahaan. Apa lagi hasil dari program ini terdapat beberapa orang penerima beasiswa angkatan pertama dan kedua di ATPK Bandung telah bekerja di PT TEL PP,” ujar Eksa, Rabu (23/05/2018).
Eksa menjelaskan, penerimaan beasiswa ini mengacu pada kebutuhan perusahaan dari hasil proyeksi seberapa jumlah karyawan yang akan pensiun empat tahun akan datang. Oleh sebab itu jumlah penerima beasiswa setiap tahunnya penerimaan tidak sama.
“Program ini dilakukan sebagai antisipasi perusahaan empat tahun ke depan mengingat jumlah karyawan yang akan pensiun. Sehingga dari sekarang kita mempersiapkan tenaga pengganti yang memiliki kemampuan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Program ini juga bertujuan untuk mendapatan karyawan yang kemampuannya sulit kita dapatkan di pasaraan, mengingat tenaga ini tidak banyak. Apa lagi perusahaan bubur kertas di Indonesia ini hanya ada lebih kurang enam perusahaan,” bebernya.
Para penerima beasiswa ini, selain dari ditanggung biaya pendidikannya juga mendapatkan uang saku setiap bulan, asuransi, dan penginapan. Setelah lulus akan dipekerjakan sebagai karyawan PT TEL PP. (Ari)
Editor : mahardika













