KORDANEWS – Perempuan berinisial IS (45), menyambangi kantor Perwakilan Komnas Perempuan di Palembang. Sebelumnya mantan model tersebut telah mengadu ke Komnas Perempuan di Jakarta, perihal seorang pria MY, di duga melontarkan janji palsu kepada IS.
Juru bicara IS, Abdul Rafiq mengatakan bahwa kedatangan IS ini guna menanyakan seberapa jauh perkembangan pelaporan yang telah dibuat pada bulan lalu.
“Kami sengaja ke Palembang memang ingin mencari informasi sudah sejauh mana laporan yang telah kami buat sebelumnya,” kata Rafiq, Rabu (23/5) malam.
Rafiq menjelaskan, berdasarkan keterangan yang diterima pihaknya, laporan yang telah dibuat sebelumnya saat ini masih dalam tahap pengkajian di Komnas Perempuan, untuk selanjutnya dikeluarkan semacam surat rekomendasi untuk tahap langkah berikutnya.
“Apa yang kami lakukan ini pada dasarnya tentunya ingin sebuah pertanggungjawaban. Sebab, ibu IS sendiri sudah dirugikan, dan menuntut hak-hak perempuan,” ungkapnya.
Pihaknya tidak menuntut banyak dan hanya ingin ada itikad baik dari MY atas jalinan kasih yang sudah dijalani sejak puluhan tahun lalu. Atas janji palsu-palsu tersebut, IS merasa mengalami rugi waktu dan rugi dalam berbagai hal karena terlena janji palsu itu.
“Kalau dibilang fitnah kita ada buktinya, ini tak ada sangkut pautnya dengan politik. Kami ingin perjuangkan hak perempuan yang tersakiti. Semoga ada itikad baik dari MY,” jelasnya
Menurutnya, perjuangan hak yang dilakukan ini merupakan bentuk fakta yang memang disertai dengan bukti. Oleh karena itu, dirinya juga menepis jika ada oknum yang beranggapan ini bentuk sebuah fitnah. Saya tegaskan lagi, kami sama sekali tidak ada unsur politis,” katanya.
Berdasarkan pengakuan IS, dirinya terakhir menjalin komunikasi dengan MY pada Desember tahun lalu. Selain itu juga, selama kurang lebih 20 tahin menjalin hubungan dengan MY, keduanya tidak sampai memiliki anak. Namun, MY selalu memberikan janji-jani manis untuk menikahi atau memperjelas hubungan yang telah dijalani tersebut.













