KORDANEWS – Padahal bermain di Malang, Sriwijaya FC (SFC) hilang saat menghadapi tim asal Papua Peseru Serui dengan skor 1-0 di Stadion Gajayana, Malang, Minggu (27/5).
Padahal tidak bermain di kandang lawan Sriwijaya FC (SFC) tidak berkutik. Satu gol kemenangan Peseru Serui akibat gol bunuh diri Mamadou Ndiaye di menit ke 79.
Pelatih Sriwijaya FC (SFC) Rahmad Darmawan menuturkan hasil kekalahannya malam ini. RD berkilah sebenarnya anak asuhnya mendominasi pertandingan.
“Kami terpancing dengan permainan mereka. Satu kesalahan membuat kita kecolongan,”kata RD.
Secara keseluruhan RD berjanji melakukan evaluasi dari kekalahan hari ini. Secara kualitas dia tau anak asuhnya seharusnya tidak kalah menghadapi lawan minimal seri.
Ditambahkan Kapten SFC Yu Hyun Koo menurut laga masih panjang. Dia bisa membalas dipertandingkan berikutnya. “Kita ada pertandingan lain. Untuk Peseru Serui kita ada satu laga di kandang melawan mereka bisa kita balas,”ucapnya.
Terpisah Pelatih Peseru Serui Pelatih Perseru Serui I Putu Gede mengatakan terkejut anak asuhnya bisa menang dan mendapatkan tiga poin. “Puji sukur ini sangat disyukuri saya sangat respek banget dengan pemain kita. Mereka sangat kompak,”ujarnya.
Ada yang diutarakan I Putu salah satu kunci kemenangan timnya adalah kekompakan. Baginya tim lawan kalah kompak dengan anak asuhnya.
“Kuncinya kekompakan kita kompak di luar lapangan dan di lapangan. Terbukti kami bisa taklukkan tim sekelas SFC. Semua berkat kekompakan tim,”pungkasnya
Sekilas jalanya pertandingan pertandingan babak pengawalan yang dilakukan Yamashinta membuat serangan cepat Sriwijaya FC selalu kandas di kandang Sriwijaya FC.













