“Pak menteri saya teringat 1,5 tahun lalu. PB Bowling yang meminta Sumatera Selatan mengambil alih cabor Bowling. Saya tahu karena bowling ini nantinya bisa dikomersialkan, jadi langsung saya sanggupi tawaran itu. Bowling Center ini menjadi bukti bahwa kalau kita mau kita bisa kalau kita bersatu pasti bisa, bahasa palembangnya kalau kito galak kito pacak,” terang Alex.
Sinarmas membantu membangun gedung bowling dengan dana Rp 27 miliar, sementara Pertamina membantu senilai Rp 42 miliar untuk peralatan dengan menggunakan mesin AMF sebanyak 40 line.
“Kami sangat berterimakasih kepada semua pihak yang mendukung Asian Games di Palembang, utamanya kepada pemerintah pusat karena telah mempercayakan Sumatera Selatan menjadi tuan rumah. Insya Allah kepercayaan ini akan kami jaga dengan mensukses Asian Games di Palembang,” ujar Alex.
Sementara itu, Managing Direktur Asia Pulp and Paper (APP) Sinarmas, Saleh Husin mengatakan, Asian Games merupakan event yang membanggakan bagi bangsa Indonesia. Untuk itu, APP Sinarmas berpartisipasi suksesnya event internsional tersebut di Palembang, Provinsi Sumsel diantaranya dengan berpartisipasi membantu pembangunan beberapa venue olahraga.
“Dengan adanya gedung bowling ini diharapkan dapat menambah semangat masyarakat Sumatera Selatan mensukseskan Asian Games. Di sini gedung bowlingnya ada 40 line, ini gedung bowling yang peling besar di Indoensia menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan,” pungkasnya.
editor : ardi













