Rio mengatakan, Rhema Tours segera memperbarui informasi sesuai tanggal yang ditentukan. Ia menyatakan, apabila keadaan sudah kondusif, keberangkatan tetap dilakukan seperti jadwal. Namun, apabila tidak memungkinkan, Rhema Tours akan mendiskusikan ulang untuk jadwal keberangkatan. “Kami sangat menyesalkan kejadian yang bersifat force majeure (keadaan memaksa) ini,” ujar Rio.
Israel melarang wisatawan berpaspor Indonesia memasuki wilayahnya. Kebijakan tersebut membuat WNI tidak bisa masuk Yerusalem yang merupakan kota suci bagi tiga agama, yakni Islam, Kristen, dan Yahudi. Selama ini, Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.(republika)
Editor : Maskur













