Dirinya mengaku sudah tidak tahan lagi dengan kondisi jalan rusak. Bukan hanya bermasaah dalam menjual hasil pertanian, tapi menghambat aktifitas anak sekolah. Belum lagi ancaman kejahatan yang bisa saja terjadi.
“Semua warga kami, kesulitan untuk membawa hasil kebun, seperti karet dan buah kelapa sawit. Sehingga kami berharap pemerintah segera mangambil langkah tegas mengatasi persoalan jalan yang rusak,” pungkasnya.(yud)
Editor : mahardika













