Untuk itu, Presiden mengajak semua masyarakat agar terus menerus bersatu memperkokoh semangat Bhinneka Tunggal Ika.
“Kita harus bersatu dalam upaya kita untuk menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang besar dan bangsa pemimpin,” tegasnya.
Presiden juga mengatakan, semangat berbagi antar anak bangsa untuk kesejahteraan dan kemajuan bersama juga merupakan sebuah keharusan. Dirinya berharap Bulan Ramadhan dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat etos peduli dan berbagi.
“Semangat gotong royong yang merupakan budaya luhur bangsa harus terus kita pupuk sebagai sumber energi besar Indonesia untuk menggapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat,” lanjutnya.
Menurut Presiden, dengan modal semangat dan energi kebersamaan, Indonesia akan mampu berprestasi untuk memenangkan kompetisi. Kekuatan kolektif bangsa, lanjutnya juga harus diperkokoh serta tidak boleh mengahambur-hamburkan energi dalam perselisihan dan perpecahan.

“Saya yakin semangat berprestasi itu tertanam kuat di dada para Atlet kita untuk mengibarkan bendera merah putih di Asian Games dan Asian Para-games yang diselenggarakan tahun ini. Saya yakin semangat berprestasi ini juga membara di seluruh lapisan masyarakat dan di seluruh jenis profesi untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju, negeri yang baldatun toyyibatun wa rabbun ghafur,” harapnya. (Ari/Adv)
Editor: Janu













