KORDANEWS – Polda Sumsel berupaya menekan aksi kejahatan begal dalam Operasi Ketupat Musi 2018 yang akan dimulai pada 6 Juni hingga 24 Juni mendatang.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan puluhan penembak jitu dari Brimob untuk membasmi begal jalanan di titik-titik rawan kejahatan, khususnya di jalur mudik.
“Untuk para begal, saya imbau hentikan kegiatannya. Kami tempatkan sniper dari Brimob. Kalau masih ada begal, hingga di pelosok-pelosok, silakan dicoba. Apakah betul sniper kami itu ada atau tidak,” tegas Kapolda, Selasa (5/6/2018).
Pihaknya pun dibantu TNI untuk menempatkan personil di setiap pos pengamanan yang ada di seluruh wilayah Sumsel.
Zulkarnain menjelaskan, pihaknya memfokuskan dua hal dalam Ops Ketupat Musi 2018. Yakni stabilitas harga bahan pokok serta keamanan jalur mudik.
Selain dua hal yang difokuskan tersebut, kami pun telah melakukan pencegahan dari ancaman aksi teror dan lainnya. Selain itu kami pun telah mengimbau untuk kelompok masyarakat agar tidak melakukan hal-hal yang intoleran seperti sweeping,” ujarnya.
Editor: Janu













