KORDANEWS- Proyek pembangunan ruas jalan Tol Palembang-Indralaya (Palindra) di Sumatera Selatan terus dikebut jelang lebaran. PT Hutama Karya menargetkan tol fungsional itu dapat digunakan H-7 hingga H+7 lebaran.
Tol Palindra memiliki panjang sekitar 22 KM dan terbagi dalam 3 sesi pengerjaan. Pada sesi pertama, seluruh pengerjaan telah selesai. Namun untuk sesi lainnya masih banyak kekurangan, tapi sudah mulai dapat digunakan fungsional.
“H-7 tol Palindra sudah dapat dilalui oleh Pemudik. Mulai dari Indralaya hingga ke Palembang semua sudah selesai, hanya ada beberapa pengerjaan yang sekarang sedang disiapkan,” kata Manager Proyek Hutama Karya Devisi tol Palindra, Hasan Turcahyo, Rabu (6/6/2018).
Lantaran masih bersifat fungsional, Hasan meminta pengendara untuk berhati-hati dan dapat mengurangi laju kendaraan di ruas tol lintas Sumatera itu. Terutama, masih kata Hasan, di seksi II karena belum ada rambu-rambu, marka jalan dan petunjuk arah lengkap.
Untuk tarif, kata Hasan, pengendara yang masuk melalui pintu tol Indralaya hingga ke Pamulutan tidak dikenakan tarif. Tapi berbeda untuk yang masuk dari Indralaya ke Palembang, mereka akan dikenakan tarif normal menggunakan e-money.
“Kalau dari Indralaya ke Palembang atau sebaliknya tetap dikenakan tarif normal karena sudah diresmikan Presiden. Beda dari Pamulutan ke Indralaya karena pintu tol belum selesai maka kita gratiskan,” imbuhnya.













