Hutama Karya selaku pemegang proyek telah menganalisa dan memprediksikan akan terjadi lonjakan pemudik melalui tol Palindra. Lonjakan terjadi mulai dari H-7 hingga H+7 lebaran baik saat arus mudik maupun arus balik lintas Sumatera.
Perlu diketahui, tol Palindra menjadi jalur alternatif yang memecah arus mudik dari Lampung menuju Palembang, Jambi dan Riau saat melintasi Indralaya.
Jalan dari Indralaya menuju Palembang menjadi langganan macet parah karena akses jalan yang sempit. Selain itu, jalan itu merupakan salah satu akses dari Lampung dan Pulau Jawa menuju Kota Palembang.
Editor : ardi













