“Indinesia menyumbang 187.2 juta ton/pertahun sampah, ini menjadi PR bagi pemerintah. Nah untuk itu, kita mencoba menciptakan suatu sistem dimana masyakat tidak usah pusing lagi dimana harus membuang sampah atau barang bekas itu sendiri. Dengan cara menciptakan Mall Sampah secara online,” papar Adi.
Masih kata Adi, masyarakat tidak perlu pusing dan bingung harus kemana membuang sampah dan barang bekas, cukup buka aplikasi, telpon, petugas langsung datang, timbang lalu dapat uang.
“Tidak perlu repot, buka website kita di www.mallsampah.com tinggal telpon langsung aman pokoknya,” tukas Adi. (Ari)
Editor : mahardika













