“Dia hanya butuh waktu sekitar 2 sampai 3 menit untuk beraksi. Akun uang diretas kurang lebih 3.000 akun dan untung sebanyak Rp 1 miliar,” kata Ade.
Agar tidak terlacak, TM mengembalikan nomor rekening sopir seperti semula setelah memindahkan uang. Hal inilah yang membuat perusahaan tidak curiga. Selain TM dan GRW, 3 pelaku lainnya yakni YP, YD, dan RH. Barang bukti yang disita ialah beberapa HP dan kartu ATM.
“Manajemen sadar akhir Mei 2018. Tidak sampai tiga hari, kita ungkap dan amankan kelima orang tersangka,” kata Ady.(net)
Editor : mahardika













