Seorang saksi mata, Ahmad Muslim, mengatakan ada seorang pria menitipkan boks plastik kepada anak-anak yang sedang tadarus Alquran sekitar pukul 00.30 WITA. Menurut Muslim, pria itu beralasan boks plastik berisi baju dagangan yang hendak dijual ketika pelaku menitipkan ke anak-anak.
Muslim berkata butuh empat orang mengangkat boks plastik tersebut karena sangat berat.
Mengutip pengakuan anak-anak, kata Muslim, pelaku memakai sepeda motor Yamaha Jupiter kelir merah dengan helm menutupi muka. Lantaran tak curiga, saksi tak sempat mencatat nomor polisinya.
“Pria tadi bilang titip sebentar karena mau ambil HP yang ketinggalan di rumah. Lalu dia bilang kalau sampai subuh saya enggak kembali, tolong masukkan ke dalam musala,” kata Ahmad Muslim dilansir Kumparan, Minggu (10/6).
Setelah ditunggu-tunggu hingga kumandang subuh tiba, si pria misterius tak kunjung kembali ke musala. Alhasil, anak-anak berinisiatif membawa masuk boks plastik berkelir putih-biru ini ke dalam musala. Selepas salat subuh, kat Muslim, ibu-ibu jemaah berinisiatif untuk membuka boks plastik karena penasaran isinya.
“Ada yang nitip tolong dibuka, siapa tahu titipan untuk musala, beras atau pakaian. Setelah dibuka ada bungkusan rapi dalam plastik hitam besar. Tapi saat disentuh, kok seperti daging, bukan beras. Setelah dibuka tubuh manusia, jenis kelamin perempuan karena ada payudaranya,” ujar Muslim. Tubuh mayat itu terbungkus dalam tiga lapisan plastik hitam.
Setelah dibuka, Muslim bergegas menutup kembali plastik hitam karena ketakutan. Terkejut temuan mayat, Muslim lekas melapor ke ketua RT, kepala desa, dan Kepolisian Sektor Sungai Tabuk. Polisi baru datang sekitar pukul 07.00 WITA. Adapun mayat wanita itu dibawa ke RSUD Ulin Kota Banjarmasin sekitar pukul 08.30 WITA. Polisi masih menyelidiki siapa pelaku dugaan pembunuhan mayat wanita tersebut.(net)
Editor : mahardika













