“Kami punya banyak ambisi, namun jika kami melihat negara (favorit) lain, ada dua di Eropa yaitu Spanyol dan Jerman yang berada di depan kami, dan satu lagi tentunya Brasil,” sebut pelatih Prancis, Didier Deschamps.
Jerman
Kekuatan tim yang rata di setiap lini yang menjadi ciri khas Jerman tentu bisa menjadi mimpi buruk kontestan-kontestan lain di Piala Dunia 2018 Rusia.
Terlebih, skuat besutan Joachim Low sedang dalam tren juara. Selain berstatus juara bertahan, Jerman juga ‘baru saja’ memenangkan Piala Konfederasi 2017.
Selain itu, Der Panzer adalah tim yang sangat sukses melakukan regenerasi, dan mampu melakukan perpaduan peran di lapangan antara pemain senior dan para pemain mudanya.
“Jerman akan diburu seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan pasukan yang harus luar biasa akan dibutuhkan jika kami ingin mengakhiri perjuangan dengan status juara dunia lagi,” kata Joachim Low.
Spanyol
Spanyol boleh tersingkir sedari awal di Piala Dunia 2014 dan Piala Eropa 2016, namun skuat Fernando Heirro kini sedang dalam performa apik nan ciamik.
Tim Matador pun tampil mengesankan di babak kualifikasi dan berharap bisa meneruskan tren impresif itu di Rusia nanti.
Meski bermaterikan pemain yang bisa dibilang tak muda lagi, namun pengalaman mereka tentu sangat dibutuhkan La Roja melewati fase demi fase di turnamen paling bergengsi sejagat itu.
Sosok benteng pertahanan tak kenal kompromi pada Sergio Ramos tentu akan menjadi momok menakutkan bagi para penyerang tim lawan.
Sementara untuk urusan mengoyak jala lawan, Hierro sepertinya masih akan mengandalkan pengalaman figur Isco, Diego Costa dan bintang muda Real Madrid, Marco Asensio.(net)
Editor : mahardika













