HeadlineNusantaraPeristiwa

Ketupat Berujung Duka, Ini Yang Terjadi Pada Warga Di Banyumas

×

Ketupat Berujung Duka, Ini Yang Terjadi Pada Warga Di Banyumas

Share this article

Namun, sekitar pukul 20.30 WIB, mendadak ia mencium bau sangit asap pekat. Tetapi, bau sangit itu bukan berasal dari tungkunya. Ternyata, kobaran api berasal dari rumah tengganya.

Celakanya, saat ia menyadari, api sudah kadung menjilat rumahnya. Yani pun keluar rumah dan berteriak minta tolong.

“Melihat kejadian tersebut Ibu Yani langsung berteriak minta tolong namun api sudah terlanjur besar dan Bu Yani sempat pingsan,” ucap Komandan Taruna Tanggap Bencana (Tagana) Banyumas, Heriana Adi Chandra, Jumat, 15 Juni 2018.

3 Motor Turut Terbakar

Dua rumah dan tiga unit sepeda motor terbakar di malam Takbiran Idul Fitri 1439 Hijriyah di Banyumas.

Mendengar teriakan Yani, Sarno dan tetangga sekitar segera berupaya memadamkan api. Sebagian lainnya berusaha menyelamatkan harta benda yang bisa dievakusi.

Relawan yang berjaga di Posko Bencana Banyumas pun dikerahkan. Di luar unit pemadam kebakaran tercatat ada relawan dari unsur Tagana, SRC-PB PRAMUKA Peduli Kwarcab Banyumas, BPBD, Banser, SAR Seri, TNI dan Polri turut bergabung mengendalikan kobaran api.

Sayangnya, tak semua bisa diselamatkan. Tiga unit sepeda motor ikut ludes dilalap si jago merah. Tetapi yang lebih penting, seluruh penghuni rumah selamat.

Pasalnya, laporan kejadian itu dilaporkan ketika api membesar. Armada pemadam kebakaran pun baru sampai di lokasi ketika kobaran api sudah nyaris menghabiskan dua rumah itu. Beruntung, kobaran api tak sampai merembet ke rumah lainnya.

“Semua penghuni rumah sudah diungsikan karena rumahnya nyaris ludes terbakar,” Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Banyumas, Kusworo menambahkan.(liputan6)

Editor : Maskur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *