KORDANEWS- ribuan Ojek Online (Ojol) yang tergabung dalam Komunitas Gojek Online Palembang dan sekitarnya memadati Griya Agung Palembang, Rabu (20/6). Kedatangan Gojek itu untuk bersilaturahmi Halal Bi Halal sekaligus mendengarkan sosialisasi Asian Games XVIII tahun 2018 disampaikan langsung Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin.
Selain dipadati ribuan Ojol, Pendopo Griya Agung (Istana Gubernur Sumsel) yang sanggup menapung 3000 orang itu semakin ramai karena ditambah lagi ribuan masa dari Paguyuban Masyarakat Banten yang ada di Sumsel hingga menjadikan silaturahmi dan sosialisasi Asian Games semakin ramai dan meriah.
Nampak hadir dalam kesempatan ini, Vice President Corporate Affairs Gojek Indonesia, Michael Reza Say, Operations Manager Gojek Wilayah Palembang, Petrus Charel Prihandoko, Sekretaris Umum Kesultanan Banten di Sumsel, Rahman Effendi Martabaya, Guru Besar Timandek Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir, Ahmad Sarbini, Ketua Serang Banten Sumatera di Sumsel, Adung Sarbini dan Sekretaris Serang Banten Sumatera di Sumsel, KI. Arsyad Yanto.
Gubernur Sumsel Alex Noerdin dalam sambutannya mengatakan, Kota Palembang sebagai tuan rumah Asian Games saat ini sudah mendunia karena logo Asian Games XVIII Jakarta Palembang sudah dipromosikan di 45 negara Asia.
“Coba saja kalau pergi ke negara-negara Asia di bandaranya pasti ada logo Asian Games, begitu juga di dalam kota-kota besarnya,” ungkap Alex.
Lanjut Alex Noerdin, Asian Games memang banyak menghabiskan uang karena untuk menjadi tuan rumah harus memiliki fasilitas yang lengkap dan berstandar Internasional.
Akan tetapi, lanjut Alex, persiapan Asian Games Palembang tidak sepenuhnya menggunakan dana APBD Sumsel karena APBD hanya digunakan untuk pemancing menarik dana dari luar yang lebih besar.
“Asian Games bukan tujuan melainkan alat untuk mencapai tujuan yang berujung pada kesejahteraan masyarakat. Total biaya pembangunan infrastruktur jelang Asian Games di Palembang sebesar 68 Triliun Rupiah berasal dari APBN dan penyertaan modal negara. Kalau ditambah bantuan dari swasta dan pihak ketiga totalnya bisa mencapai 70 Triliun lebih,” terang Alex.













