KORDANEWS – Ternyata Perum Bulog menyimpang beras miskin (raskin) di gudangnya hingga 1,5 tahun. Padahal mestinya, beras miskin yang sekarang ganti nama menjadi beras sejahtera (restra) itu mestinya sudah dibagikan kepada masyarakat.
Perum Bulog mendapati raskin di gudangnya itu setelah bongkar-bongkar. ”Hasilnya ada stok beras yang disimpan lebih dari 1,5 tahun lebih di gudang Bulog,” kata Direktur Utama Bulog Budi Waseso (Buwas) dilansir dari Poskota.
Ia membenarkan bahwa beras itu mestinya segera didistribusikan untuk program raskin kala itu. Tapi ternyata masuk di gudang dan menjadi stok yang tidak segera didistribusikan. Ke depan Perum Bulog akan melakukan pembenahan, dengan melakukan pengeluaran atau disposal beras yang disimpan lebih dari 4 bulan.
“Kita sudah melakukan langakah-langkah perbaikan evalausi masalah. Khususnya kualitas beras yang ada di Bulog karena Bulog bertanggung jawab menyediakan barang berkualitas,” jelasnya.













