EkonomiNusantara

Prabowo Sebut Utang Rp 9.000 Triliun, Sri Mulyani Beberkan Data Ini

×

Prabowo Sebut Utang Rp 9.000 Triliun, Sri Mulyani Beberkan Data Ini

Share this article

Berdasarkan data utang luar negeri (ULN) yang dirilis Bank Indonesia (BI) hingga akhir April 2018, total ULN pemerintah dan bank sentral serta swasta mencapai USD 356,9 miliar atau sekitar Rp 5.032,2 triliun (kurs Rp 14.100).

ULN swasta yang terdiri dari lembaga keuangan (bank dan lembaga keuangan bukan bank) sebesar USD 40,7 miliar serta perusahaan bukan lembaga keuangan (BUMN, swasta asing, swasta campuran, dan swasta nasional) sebesar USD 132,3 miliar. Jika ditotal, ULN swasta tersebut mencapai USD 173,1 miliar atau sekitar Rp 2.440,7 triliun.

Angka tersebut terdiri dari ULN lembaga keuangan bank BUMN mencapai USD 5,4 miliar; ULN bank swasta asing USD 1,49 miliar; ULN bank swasta campuran USD 7,3 miliar; dan bank swasta nasional sebesar USD 16,4 miliar.

Sementara lembaga keuangan bukan bank mencapai USD 10 miliar, terdiri dari BUMN sebesar USD 3,8 miliar; swasta asing USD 96 juta; swasta campuran USD 3,1 miliar; dan swasta nasional USD 2,9 miliar.

Adapun ULN perusahaan bukan lembaga keuangan mencapai USD 132,3 miliar, terdiri dari BUMN sebesar USD 24,7 miliar; swasta asing USD 17,3 miliar; swasta campuran USD 46,6 miliar; dan swasta nasional USD 43,5 miliar.

Jika ditotal antara utang pemerintah dan bank sentral (Rp 2.591,5 triliun) serta swasta (Rp 2.440,7 triliun), jumlahnya Rp 5.032,2 triliun (dengan menggunakan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate Rp 14.100). Tak mencapai Rp 9.000 triliun.(net)

Editor : mahardika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *