KORDANEWS – Ratusan masyarakat Lahat melakukan demo didepan Kantor Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu), Rabu malam (27/6/2018), sekitar pukul 20.30 Wib.
Unjuk rasa massa yang mengatasnamakan masyarakat Kabupaten Lahat ini akhirnya berujung ricuh, aksi lempar botol air mineral terhadap personil keamanan dari Polres Lahat yang memblokade jalan masuk. Bahkan satu unit kendaraan watter cannon melepaskan tembakan air kepada kerumunan massa.
Sumber Kordanews.com menyebutkan, ratusan massa ini menuntut keadilan dari hasil pemilikada Kabupaten Lahat, yang disinyalir tidak bersih atau mengandung praktek money politic, sehingga memenangkan salah satu paslon.
Aying, salah satu Koordinator Aksi menegaskan, aksi ini tidak membawa nama paslon manapun, tapi meminta keadilan kepada Panwaslu atas hasil pilkada Lahat.
“Kami tidak bisa menerima hasil dari pilkada, dimana banyak sekali bukti-bukti pengarahan ke paslon tertentu, dan meminta pilkada ulang,” tukasnya.
Pantauan di lapangan, beberapa kali pihak keamanan terpaksa harus menembakan watter cannon dihadapan para pedemo. Namun aksi itu tidak menyurutkan ratusan pedemo untuk menuntut agar pihak Panwaslu Kabupaten Lahat agar menindak tegas money politic.













