Sementara, Rabu (27/6) malam sempat terjadi aksi massa yang mendatangi
Panwaslu Lahat. Aksi massa sendiri memprotes dan meminta Panwaslu Lahat,
mengusut dugaan adanya money politik. Mengantisipasi terjadinya aksi massa
susulan, Mapolres Lahat dibantu TNI AD bersiaga didepan kantor Panwaslu
Lahat.
Sebelumnya, Ketua Panwaslu Lahat, Sepsapta Andrian membenarkan adanya
laporan dugaan manoy politik yang dilakukan ke salah satu paslon. Atas
laporan tersebut. Pihaknya sedang memproses laporan tersebut dan paling
lama lima hari. Selanjut diteruskan ke Gakumdu dan paling lama 14 hari.
“Ada beberapa laporan terkait dugaan money politik yang ditujukan kepada
salah satu paslon. Laporan tersebut saat ini sedang kita proses, “ujarnya.
editor : awan













