KORDANEWS – Bupati Banyuasin Ir. SA Supriono, MM meresmikan penggunaan Ruang Pusat Serambi Integrasi Pelayanan Publik Sedulang Setudung (SEMBILANG).
Diruangan ini terdapat agen-agen pelayanan publik yang diperbantukan dari beberapa OPD antara lain Dinas Dukcapil, Dinas Kesehatan, BPBD Kesbangpol, SatPolPP dan Damkar, Dinas Perhubungan, Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Disnaker, Dinas Lingkungan Hidup.
Dikatakan Bupati Supriono peresmian ini merupakan tindak lanjut ditunjuknya kabupaten banyuasin sebagai 25 pemerintahan kabupaten kota yang termasuk program smartcity dari kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. “Mudah-mudahan kedepan akan dibuat Graha tersendiri (mall pelayanan publik) untuk mengakomodir pelayanan masyarakat yang terintegrasi dan terpadu” ungkap Supriono di Halaman Kantor Bupati Banyuasin, Kamis (05/07/2018).
Dengan dibangunnya Serambi Smart City sebagai pusat pelayanan publik, Supriono meminta para stake holder, dan penyedia dapat aktif menyediakan jasanya dan menyediakan informasi ke secara cepat dan akurat untuk dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat. Ia mengatakan banyak yang bisa dirasakan manfaatnya, antara lain dapat mendidik masyarakat untuk mengerti dan tidak menyalahgunakan teknologi. “Teknologi ini dibuat sebenarnya bukan untuk berbagai keperluan yang tidak baik tetapi untuk menciptakan kemudahan dalam pelayanan” jelasnya.
Pada layanan Sembilang ini juga akan terintegrasi pada layanan darurat call center 112 dan agen-agen pelayanan publik. “Saya harap para agen yang sudah ditempatkan harus betul-betul melayani masyarakat agar tercipta komunikasi yang baik, serta masyarakat mendapatkan informasi seluas-luasnya tentang pelayanan publik yang ada di kabupaten banyuasin.
Dirinya berharap dengan adanya Ruang Pusat SEMBILANG smart city dapat memperkecil kesenjangan pelayanan, memangkas birokrasi dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat “Jadi tujuan dari SEMBILANG smartcity ini adalah mempermudah pelayanan, memperkecil rentang kendali dan memberikan kemudahan masyarakat untuk mendapatkan informasi layanan publik yang mereka butuhkan.” harap Supriono













