KORDANEWS – Orang tua mana yang hatinya tak hancur tatkala mendengar anak perempuan dicabuli. Sakitnya lagi, perbuatan keji tersebut dilakukan oleh orang dekat.
Kepedihan inilah yang kini dirasakan An (40) tatkala mengetahui anak kandungnya menjadi korban pencabulan dan yang memilukan perbuatan tersebut dilakukan kakek kandung korban sebut saja S (7).
diceritakan AN yang tercatat sebagai warga Kelurahan Kota Baru, Lahat, anaknya tersebut. Dicabuli oleh kakek kandungnya saat liburan sekolah di rumah ayuk dari istrinya di Desa Lubuk Nambulan, Kecamatan Kikim Timur, Lahat.
Diceritakan AN, bahwa korban ialah anak sulungnya namun ibu kandungnya telah meninggal. Lalu sebelum lebaran, korban diajak saudara kandung ibu korban untuk liburan di Desa Nambulan. Selanjutnya, akhir Juni Lalu korban dijemput pulang ke kota baru. Selang beberapa hari korban mengeluh kemaluannya sakit.
“Kami tidak tahu pas anak saya mengeluh rasa sakit. Awalnya saya pikir masuk angin atau apa. Jadi saya kasih minyak angin perutnya,” ungkap AN saat hendak melaporkan kejadian pencabulan itu ke pihak Polres Lahat, Selasa (10/7) kemarin.
Namun korban terus mengeluh sakit saat buang air kecil. Setelah dipaksa untuk cerita anak saya mengaku jika telah dicabuli oleh kakek kandung korban sendiri.













