Saat berciuman, tubuh akan merilis hormon oxytocin atau hormon cinta. Itu merupakan hormon yang menjadikan pasangan monogami tetap setia dan bisa menjaga saling kepercayaan satu sama lain.
Berciuman juga bisa merilis hormon dopamine. Itu mampu memperkuat romantisme.
“Ciuman sangat penting bagi hubungan. Itu mampu menjaga keintiminan dan mempertahankan romantisme,” kata pakar kencan, Jo Barnet, dilansir The Independent pada Rabu, (11/7).
Selain itu, kontak fisik selama berciuman juga bisa memainkan bahasa cinta sehingga ada perasaan dicintai dan dihargai.
Mengurangi kekhawatiran
Berciuman bisa efektif untuk menenangkan diri, mengurangi ketakutan, dan membuat kamu tidak stres. Itu dikarena ciuman mampu menurunkan cortisol dan menurunkan tingkat serotonin di dalam otak.
Faktanya, orang yang berciuman memiliki keuntungan sama dengan meditasi. Itu akan mampu membuat kita lebih tenang dalam menghadapi kenyataan hidup yang pahit dan tidak sesuai yang kita harapkan.(net)
Editor : mahardika











