“Kami bertiga mengendarai sepeda motor juga saat itu korban berjalan dengan
motornya lalu dipepet dan dicegat menggunakan parang tapi korban nya tidak
kami lukai hanya kami takut takuti saja,”ucap Nopriansyah saat dihadirkan
di Subdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel Jumat (13/7) siang.
Untuk motor hasil begal sudah dijual seharga 2,6 juta dan uang sudah dibagi
rata oleh ketiga pelaku.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel AKBP Yoga Baskara Jaya
mengatakan ketiga pelaku memang sengaja memilih korban nya seorang
perempuan modus yang digunakan pelaku menghadang korban dengan menggunakan
sajam jenis parang.
“Kami terus menindak pelaku kejahatan jalanan yang menjadi konsen dari
pihak kepolisian yang sesuai dengan perintah pimpinan Polri yang
meniandakan tindakan Kriminal jalanan termasuk tindakan
premanisme,”pungkasnya (Dik)
EDITOR : AWAN













