Headline

Hati-hati! 13.000 Lebih Kosmetik Berbahaya Beredar Tanpa Izin

×

Hati-hati! 13.000 Lebih Kosmetik Berbahaya Beredar Tanpa Izin

Share this article

KORDANEWS – Kemajuan teknologi membuat masyarakat mudah membeli apa pun secara online, termasuk produk kecantikan atau kosmetik. Harga yang lebih murah dari pada membelinya ke apotek resmi kian membuat masyarakat menjadikan jual beli online sebagai acuan utama.

Ditambah lagi dengan berjubelnya iklan kecantikan di media sosial yang memproduksi wacana cantik, putih, dan mulus, dapat diperoleh dengan hitungan hari. Namun di balik itu, tersimpan bahaya bagi kesehatan karena tidak semua produk kosmetik yang dijual punya izin edar dari pihak terkait.

Menurut Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru, M Kashuri, produk kecantikan tidak punya izin edar biasanya mengandung bahan berbahaya. Merkuri misalnya.

“Acuan begini, produk tidak punya izin edar selalu mengandung bahan berbahaya. Sementara produk yang ada izin edar sudah melewati tes bahannya dari BBPOM atau pihak berwenang,” kata Kashuri di Pekanbaru, Senin, 23 Juli 2018.

Dia menyebutkan, kosmetik yang mengandung merkuri sangat berbahaya bagi kulit. Salah satu risiko besarnya adalah pengguna bisa mengidap penyakit kanker kulit. Selanjutnya, bisa saja kulit menghitam serta berbekas dengan adanya noda hitam.

“Jadi hati-hati membeli produk kosmetik secara online,” katanya.

Adanya kosmetik tanpa izin edar dan mengandung bahan berbahaya ini dijual bebas secara online merupakan penelusuran BBPOM sejak 25 Juni 2018 di Kota Pekanbaru. Toko-toko yang punya izin memperjualbelikan belikan obat juga tak luput dari sasaran.

Hasilnya ditemukan 13.254 kemasan berbagai produk kecantikan tidak punya izin edar dan mengandung bahan berbahaya. Sebanyak 39 sarana distributor, mulai dari salon, klinik kecantikan hingga online menjadi terperiksa.

“Untuk yang online, petugas menyamar menjadi pembeli. Modus online ini, kosmetik disimpan di tempat tersembunyi lalu dijual secara online oleh agen kr reseller. Ada jaringannya,” kata Kashuri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *