KORDANEWS – Komisi Pemberantasan Korupsi menggelar lelang sejumlah barang sitaan dari para koruptor.
Salah satu barang yang dilelang KPK dalam acara Lelang Barang Hasil Rampasan KPK adalah kain kiswah atau penutup Kakbah yang sebelumnya dimiliki Suryadharma Ali. Kiswah tersebut akhirnya terjual dengan harga fantastis, Rp450 juta. Padahal, semula KPK menetapkan harga awal “hanya” Rp22,5 juta.
Salah satu barang yang diminati kalangan Muslim dan kolektor itu akhirnya dimenangkan Muhammad Jufry Saad, seorang pengepul besi tua.
Jangan kaget, sebelumnya dia juga pernah menjadi pemenang lelang saat KPK menawarkan 31 keping logam mulia milik terpidana korupsi Gayus Halomoan Tambunan pada 2014.
“Kita ini kan orang Muslim. [Kiswah] itu adalah koleksi yang terbaik karena merupakan penutup Kakbah,” ujar Jufry setelah acara lelang yang berlangsung di Gedung Dwi Warna KPK seperti dilansir dari Bisnis.com, Rabu (25/7/2018).
Jufry mengatakan kain kiswah atau selubung permadani penutup Kakbah yang berhasil dia tebus itu akan menjadi koleksi di rumahnya di Komplek DKI Blok G 20, Joglo, Kembangan, Jakarta Barat. Uniknya, rumah yang kini dimiliki Jufry tersebut juga diperoleh melalui lelang.
“Untuk koleksi di rumah, dan Alhamdulillah dengan angka Rp450 juta, kalau kita nilai di Makkah [kain kiswah] itu lebih mahal daripada harga yang ada di KPK,” tuturnya.
Komentar Pihak KPK
Lonjakan nilai kain kiswah yang lebih dari Rp400 juta mendapat tanggapan dari Koordinator Unit Alat Bukti dan Eksekusi KPK, Irana Putri. Menurutnya, harga Rp450 juta untuk kain tersebut sangat fantastis.
“Kita lihat tadi kain kiswah yang sebenarnya nilainya itu, dari hasil penilaian, hasil limitnya Rp22,5 juta. Tapi, hari ini bisa laku Rp450 juta. Nah, ini memang menurut saya nilai luar biasa,” ujar Irana.













