KORDANEWS – Dua bandit bajing loncat yang sering beraksi di Desa Ibul Besar III, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Palembang, keok setelah timah panas anggota Subdit III Jantanras Direskrimum Polda Sumsel, Senin (21/5/2018) lalu.
Keduanya yakni Dedi (19), warga Jalan Keramasan, Kertapati dan Fendi (22) warga Jalan Lettu Karim Kadir, Waringin Laut, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus.
Modus yang digunakan keduanya terbilang unik dimana dengan menggunakan motor kedua pelaku berboncengan.
Melihat mobil pick up L 300 melintas bermuatan AC, lalu dipepet dari belakang salah satu pelaku yang dibonceng menaiki punggung pelaku yang sedang mengendarai motor dan membuka terpal lalu mengambil barang diatas mobil.
Berdasarkan pengakuan Dedi, mereka belajar merampok berawal melihat youtube dan langsung meperaggakan aksinya ia bertugas sebagai joki. Sedangkan yang mengeksekusi barang diatas mobil adalah Fendi yang ia bonceng.
“Waktu itu saya yang bawa motornya, Fendi saya bonceng. Mobil waktu itu kami iringi dari belakang lalu kami pepet, motor tanpa berhenti lagi langsung memepet mobil, lalu Fendi mengambil barang diatas mobil,” katanya saat dihadirkan di Subdit III Jatanras Polda Sumsel Selasa (31/7).
Setelah itu, lanjut remaja putus sekolah ini, hasil dari bajing loncat yang mereka lakukan berupa satu unit AC dijualnya seharga tiga ratus ribu kepada seseorang diwilayah pegayut.
“hasil nya saya foya-foyakan dan untuk belanja pacar saya. Kalau aksi seperti sudah dua kali kami lakukan yang pertama kami dapat helm dan baskom,” bebernya.
Wadir Reskrimum Polda Sumsel AKBP Aziz Andriansyah didampingi Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel AKBP Yoga Baskara Jaya menjelaskan modus operandi yang dilakukan oleh tersangka cukup unik dimana kendaraan yang sedang berjalan berisi barang ditutup dengan terpal.
“Kedua pelaku mengiringi mobil dari belakang, motor pelaku lalu memepet mobil salah satu pelaku langsung merobek terpal lalu mengambil barang yang ada didalam mobil,” ujarnya.
Kasus ini terungkap setelah aksi keduanya direkam oleh masyarakat yang kebetulan melihat aksi keduanya dan di upload ke youtube.
“Dari modus yang dilakukan kedua pelaku dimungkinkan pelaku tidak hanya sekali ini saja melakukan aksi bajing loncat. Namun berdasarkan pengakuan dari pelaku mereka baru pertama kali melakukan aksi bajing loncat, tapi kami akan terus mengalami sudah berapa lama aksi yang dilakukan kedua pelaku,” katanya.
Dari tangan pelaku polisi mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor honda Revo BG 5593 ABP dan satu unit AC hasil dari bajing loncat,” pungkasnya. (Dik)
Editor: Janu













