“Jadi perlu diketahui, partai pengusung itu ada Gerindra juga, partai besar loh. Jadi perhatian masyarakat jangan melulu PKS, dua-duanya kan pengusung,” tegas Syarif.
Syarif menjelaskan prosesnya kedua nama nanti akan diajukan ke DPRD untuk dipilih secara voting. Menurutnya, proses politik yang sedang bergulir memperlihatkan sulitnya menerka tokoh mana yang akan terpilih. Pasalnya prediksi calon Wagub ini dinilai tidak seperti ilmu pasti matematika.
“Prediksinya sifatnya nggak kayak matematika. Tapi untuk saat ini calon terkuat Pak Taufik (eks napi korupsi-red), malah ada yang bilang saya juga tapi nggak lah. Bisa saja, tapi kan suatu kehormatan bagi senior kita,” tandasnya.(net)
Editor : mahardika













