Kegiatan ini nantinya akan dilakukan selama berlangsungnya Asian Games, apabila terjadi kecelakan terhadap atlet dan official sehingga cepat mendapat pertolongan medis.
Kepala Basarnas Palembang, Berty D.J Kowaas mengatakan, pihaknya melakukan uji coba beberapa kali ternyata menggunakan jalur udara lebih cepat dari pada menggunakan ambulance melalui jalur darat.
“Apa yang kita uji coba ini tentu akan kita dilakukan selama berlangsungnya Asian Games 2018 di Kota Palembang ini. Agar para atlet dan official nanti bisa cepat mendapatkan pertolongan medis apabila ada terjadi insiden atau kecelakan,” katanya.
Berhubung Rumah sakit Charitas memiliki helipad maka digunakan untuk tindakan medis akan dilakukan di rumah sakit tersebut.
Helipad yang ada di Charitas itu memang sudah disediakan oleh pihak rumah sakit sejak tiga tahun terakhir guna mengantisipasi apabila ada pengevakuasian korban menggunakan helikopter.
Sementara itu pihak Basarnas masih melakukan koordinasi dengan pihak INASGOC agar bisa menyediakan Helipad di JSC. Karenakan apabila helikopter tersebut standby di Lanud maka akan memakan waktu lebih lama. (Dik)
Editor: Janu













