“Tak ada target harus berapa hari dirinya menempuh perjalanan hingga ke Istana. Rencananya mau ketemu pak Presiden, diterima atau tidak yang penting sampai ke Istana dahulu dan nazar saya terpenuhi,” ujarnya.
Disinggung kenapa baru melaksanakan nazarnya tahun 2018 ini, dikatakannya bahwa saat ini lima anaknya telah dewasa dan empat diantaranya telah berkeluarga.
“Anak sudah besar dan berkeluarga, yang bungsu juga sudah bekerja. Jadi kalau ditinggal tidak apa- apa. Badan saya juga sehat walau pincang. Istri sementara ini tinggal sama anak,” bebernya.
Dirinya mengaku tak ada niatan lain selain melaksanakan nazarnya. Sehingga ketika sampai di Istana dan menunaikan nazar maka dirinya akan kembali pulang bersama keluarga.
Sementara, ditemui saat melintas di Kota Lahat, kakek 7 cucu ini terlihat bersemangat. Mengenakan kaca mata hitam bersepatu kets serta tas ransel dan bendera Indonesia, Tiasman Girsang tersenyum kepada beberapa warga yang menyemangatinya.
Editor : mahardika













