KORDANEWS – Idrus Marham mundur dari Mensos dan kepengurusan Golkar, mengaku telah mendapat surat pemberitahuan penyidikan oleh KPK.
Idrus Marham di Kemensos
Idrus Marham mengaku telah menjadi tersangka KPK. Pria yang baru saja mengundurkan diri dari jabatan menteri sosial dan kepengurusan Golkar itu, sudah membereskan barang-barangnya dari rumah dinas.
“Sudah semua. Tadi malam, pakaian-pakaian saya sudah saya ambil,” ujar Idrus di Kompleks Istana dilansir dari Kumparan, Jumat (24/8).
Idrus diduga turut menerima suap terkait proyek PLTU Riau-1. Bahkan ia juga mengaku sudah menerima pemberitahuan dari KPK terkait status tersangkanya. Dan, terkait pengunduran dirinya, Idrus juga akan memberitahukan hal tersebut ke Sekjen Golkar.
“Dan saya sebar ini sebentar (surat mundur), saya serahkan Pak Sekjen, saya serahkan semua,” tuturnya.
Kabar pengunduran diri Idrus dari Kabinet Kerja ditanggapi Politikus Golkar Bambang Soesatyo. Dia menyebut, jabatan Idrus di Mensos, akan digantikan oleh politikus Golkar Agus Gumiwang.
Rumah dinas Idrus Marham di Widya Candra IV, No 18, Jakarta Selatan.
Idrus berharap, kantor dan rumah dinas yang ditinggalkannya nanti, dapat dimanfaatkan oleh menteri yang sudah ditunjuk Presiden Joko Widodo.













