Seperti halnya anak-anak dari SMA 1 Indralaya yang datang ke Jakabaring Sport City tempat penyelenggaraan pesta Akbar tersebut. Dengan bahasa Inggris terbata-bata dan seadanya anak-anak sekolah tersebut tidak segan untuk dapat menanyakan kabar atau berkenalan, meski baru bertemu.
“Selain nonton kepengen juga buat foto-foto biar bisa di upload ke Instagram. Lumayan, jadi kenang-kenangan. Kapan lagi bisa ketemu atlet luar negeri,” Ujar Elsa Senin, (27/8).
Apalagi keinginan berfoto dengan orang asing merupakan keinginan dirinya bersama teman-temannya, meskipun dengan bahasa inggris seadanya ditambah bahasa isyarat.
“Mereka orangnya asik, gak nolak ketika mau diajak foto, jadi yang tadinya kita malu-malu, jadi berani,” ujarnya.
Di tempat yang sama, beberapa atlet dan turis yang sedang berkeliling lokasi JSC nampak ramah menerima ajakan berfoto dari masyarakat kota Palembang. Meskipun terkendala bahasa, gimik tubuh menjadi bahasa universal bagi para atlet dan masyarakat.
“Orang disini ramah-ramah, semua ingin berfoto. Saya sempat bingung mau nanggepinnya bagaimana, tapi saya coba santai, tersenyum dan foto,” Ujar Weng Si Che salah satu Atlet Bowling, Macau. (Ab)
Editor: Janu













