“Saat ini kami fokus mengerjakan di bagian Seberang Ulu, karena dibagian Seberang Ulu pembebasan lahannya tinggal beberapa bagian lagi,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Musi VI Fauzi saat dikonfirmasi, Selasa (29/8/2018).
Untuk di Seberang Ulu pengerjaannya akan dilanjutkan pemancangan T11. Setelah itu nantinya akan lanjut abodmen satu dan dua baru ke jalan pendekat.
Namun untuk jalan pendekat ini lahanya masih belum bebas. Harapanya setelah pengerjaan T11 dan abodmen lahanya sudah selesai, sehingga bisa dilanjutkan pengerjaanya.
Sedangkan untuk di Seberang Ilir masih ada sebagian rumah yang belum dibebaskan. Namun nantinya saat pembangunan P2 akan dibuatkan jalan alternatif, karena jalan yang ada akan ditutup pakai seng selama pengerjaan. Namun ini belum karena masih fokus Seberang Ulu.
“Kalau di Sebarang Ilir itu masih panjang prosesnya, karena masih ada rumah yang bermasalah dalam hal pembebasannya. Kemungkinan nantinya akan melibatkan pengadilan dan ini butuh waktu lama,” katanya
Untuk Seberang Ilir ini yang belum dikerjakan Pilar I, 2 dan 3. Untuk rumah yang bermasalah itu di P3, sehingga untuk P3 ini tentunya membutuhkan waktu yang agak lama. Setelah itu dilanjutkan T2 dan T1 baru jalan pendekatnya.
“Untuk progres sendiri saat ini baru 70,56 persen. Progres ini mengalami deviasi 2.05 persen dari target semestinya yaitu 72.61 persen. Hal tersebut dikarenkan kendala pembebasan lahan yang hingga saat ini masih mengalami kendala. Harapanya semuanya bisa selesai tahun ini, mengingat kontraknya habis tahun ini,” bebernya. (Ab)













