Sementara itu, terkait penambahan bea masuk barang impor, Rosan mengatakan agar berhati-hati dalam menerapkan kebijakan tersebut. Dia tidak mempermasalahkan jika penambahan bea masuk barang impor untuk hal yang bersifat konsumtif.
“Tapi kalau misalnya itu adalah untuk penyediaan bahan baku, aero material, itu juga kan meningkatkan produktivitas kita. Jadi kalau kami melihatnya yang paling penting justru adalah bagaimana kita meningkatkan daya saing, meningkatkan efektivitas kita, sehingga defisit transaksi berjalan kita ini bisa kita tekan,” kata Rosan.(rel)
Editor : mahardika













