KORDANEWS – Penampilan dua female DJ, Nugrit Alvi dan Putri Depoy dalam meracik musik-musik DJnya, menggoyang para clubers Mansion Executive Club & KTV, Jalan Soekarno-Hatta nomor 1, Palembang, Sabtu (1/9/2018).
Walaupun keduanya mempunyai latar belakang yang berbeda dalam mempelajari musik DJ, namun keduanya bisa menyelarasi permainannya untuk menghibur pengujung setia tempat hiburan ini.
Nurgit Alvi mengawali nge-DJ tahun 2011 sedangkan Putri Depoy baru setahun belakangan belajar. Usai penampilan, keduanya di bincangi Kordanews
“Sebelumnya saya anak muda yang suka clubbing dan main-main enggak jelas dan kemudian belajar privat dari U.S Record Bandung lewat guru Deeckey DMC dari Bandung,” jelas Nugrit Alvi.
Sementara Putri berujar, dirinya pernah bersekolah di salah satu SMK Pariwisata di Jakarta. “Kemudian belajar di Crossfader DJ School Jakarta Tutornya Awiie & Afong,” tuturnya.
Nurgit Alvi, dara kelahiran Bandung,21 Agustus 1990, anak kedua dari tujuh bersaudara dari orang tua asal Bandung mengaku ketertarikannya menjadi DJ karena dari keseringannya clubbing.
Menurutnya, musik DJ bisa disukai oleh semua kalangan. Karena genrenya banyak dan kadang lagu slow atau pop yang bikin galau juga bisa di remix menjadi lagu DJ. “Hobi saya dengan musik DJ bisa menghasilkan uang buat keluarga dan yang paling senang di dunia ini, hobi yang dibayar,” ungkap wanita yang memiliki nama lengkap Nurigita Alvina ini.
Dirinya berharap dunia DJ Indonesia ke depannya tidak lagi dianggap negatif oleh masyarakat.
“Kami bukan penikmat tapi penyalur hobi. Harapan saya juga management crossfader DJ School dan DJ Store lebih maju lagi dan sukses” jelas Ugit.
Sementara Putri Depoy, kelahiran Bandung, 6 Maret 1999, ini tertarik menjadi DJ karena suka musik. “Musik DJ itu asik yang bisa mewakili perasaan atau bikin baper. Dalam keadaan apapun bisa di jogetin” ungkap pemilik nama asli Depi Delia Putri ini
“Menurut aku musik DJ itu bikin nagih. Kalau dengerin sekali pasti ingin dengerin lagi, kalau dibandingkan dengan musik lainnya menurut aku semua musik itu memiliki keindahannya masing-masing,” pungkasnya. (eh)
Editor: Janu













