KORDANEWS — Mahasiswa yang tergabung dalam kesatuan aksi BEM Universitas
Sriwijaya (UNSRI) melakukan aksi mimbar bebas menuntut Pemerintah untuk
segera membenahi kondisi ekonomi negara.
Aksi yang dilakukan Mahasiswa di Bundaran Air Mancur Masjid Agung,
Palembang, Kamis (6/9). Didasarkan kondisi mata uang Rupiah yang saat ini
semakin melemah dan Dollar Amerika terus naik, terhitung sejak Rabu kemarin
(5/9).
Dalam tuntutannya, yang telah dikaji oleh para mahasiswa bahwa naiknya
Dollar akan berimbas kepada harga bahan pokok di Indonesia, apalagi kondisi
kuota impor saat ini sangat terpengaruh oleh dollar Amerika (USD).
“Harga bahan baku impor yang menggunakan dollar sebagai nilai tukar akan
naik, ini akan berimbas kepada inflasi karena naiknya harga barang. Jadi,
imbasnya yang kami takuti kedepan akan ada kenaikan BBM.” Kata Presiden
Mahasiswa UNSRI Trisno.
Selain itu Para mahasiswa, melihat setelah kenaikan dollar ini akan
berimbas pada para pedagang kecil, yang rata-rata didominasi UMKM.
“Perusahaan yang notabene UMKM beresiko gulung tikar karena tak mampu
membeli bahan baku impor. Daya beli masyarakat menurun akibat naiknya
harga. Pertumbuhan Ekonomi stagnan,”ujarnya.













