HeadlineSumsel

Kekurangan Guru, Zonasi Belum Dapat Diterapkan di Sumsel

×

Kekurangan Guru, Zonasi Belum Dapat Diterapkan di Sumsel

Share this article

KORDANEWS – Zonasi guru berstatus PNS yang diwacanakan Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan RI, sebagai rujukan untuk memeratakan guru di
Indonesia, nampaknya belum dapat diterapkan di wilayah Sumsel.

Mengingat, saat ini di wilayah Sumsel sedang kekurangan guru PNS SMA/SMK,
jumlahnya mencapai 600 orang.

“Jumlah guru PNS SMA dan SMK di Sumsel hanya 9.300 orang. Bahkan tahun ini
akan ada sekitar 300 guru masuk masa pensiun,” ungkap Kepala Bidang (Kabid)
SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Boni Syafrian, diwawancarai di sela
pembukaan Smanjas Cup III.

Menurut dia, penerapan zonasi guru dapat dilakukan jika jumlah gurunya
mencukupi. “Zonasi ini akan efektif manakalah guru PNS cukup,” kata dia.
Dirinya menyebut, selama ini keberadaan guru di sekolah cukup lantaran ada
guru honorer.

Agar zonasi guru bisa dilaksanakan, kata dia, pemerintah pusat harus segera
mencabut moratorium dan membuka rekrutmen CPNS untuk formasi guru.
“Kalaupun moratorium masih berlaku, maka izinkan pemerintah daerah
mengangkat P3K (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja),” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *