Dari hasil pengakuan tersangka, Badar telah menjual Icca di grup Facebook “Anu enak sayang” ke semua orang yang tergabung dalam grup tersebut. Hasilnya, ia sudah menawarkan IC kepada 15 pelanggannya.
“Badar mengakui, sudah menjalankan prostitusi ini selama 6 bulan terakhir. Dan sudah menjual IC kepada 15 laki-laki hidung belang,” katanya.
Bahkan, Badar masih memiliki 1 orang perempuan selain Icca, yang biasa ditawarkan ke pelanggan. Inisialnya IH. Menurut Felle, wanita ini masih dalam penyelidikan.
Badar sendiri mengaku, dirinya mendapatkan keuntungan dari jasanya dengan upah menikmati tubuh IC secara gratis.
Sementara IC mengaku sudah 6 bulan menjalankan pekerjaan haram ini. Dia terpaksa melayani laki-laki hidung belang kurang lebih sebanyak 50 orang, karena kedua orangtuanya sudah berpisah.
Karena itu, IC tidak pernah mendapatkan perhatian dari kedua orangtuanya tersebut. Dari jasanya melayani lelaki hidung belang, IC mematok harga mulai dari Rp500 ribu sampai Rp800 ribu sekali kencan.
IC mengaku memilih berkubang dengan prostitusi, karena stres menghadapi beban tugas sekolah, serta keadaan orangtua yang tidak lagi bersama antara ayah dan ibunya. Ayahnya lebih memilih bersama istri barunya.
“Selain itu IC juga mengaku lebih memilih hidup menjual diri, karena untuk menutupi kebutuhan sendiri. Meskipun selama ini tinggal dengan ibunya yang bekerja sebagai PNS, namun tidak pernah memberikannya uang. Sedangkan ayahnya yang seorang kontraktor, lebih memilih keluarga barunya,” tutupnya.(net)
Editor : mahardika













