“Saya juga belum mengetahui secara pasti, masih harus mencari tahu awalnya aset ini berapa, sudah pindah tangan berapa dan sudah dikelolah orang lain berapa, itu saya perlu data. Data itu lah yang saya belum ketahui, tapi dalam waktu dekat kita akan memanggil pihak terkait untuk melakukan inventarisasi,” bebernya
Lebih lanjut Deru mengatakan, bukan saja aset yang bergerak seperti Mobdin, bangunan dan lain-lain tetapi pihaknya juga akan melakukan inventarisasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) baik itu dikelola oleh pihak lain maupun dikelola langsung oleh Pemprov Sumsel.
“Kalau untuk (aset) bangunan, kalian lebih tahu. Tolong kalian kasih tahu saya,” candanya. (Ab)
Editor : awan













